Ini hanya sebuah cerita anak desa yang menerima sebuah panggilan kerja di kota, panggilan ini sungguh berarti baginya.
Jarak antara rumahnya di desa kekota sungguh jauh, paling tidak sehari perjalanan, padahal ia diminta datang pagi-pagi untuk menemui sang manajer.
Untung dirumah ada sebuah mobil, yang umurnya sudah tua untuk ukuran orang kota, tapi karena ini merupakan harta yang ada di keluarganya maka mau tak mau harus ia pergunakan.
Sore itu ia persiapkan perjalanan ke kota demi cita-citanya. Sayang keadaan sore itu sangat kurang bersahabat, langit gelap dan mulai terdengar suara halilintar menggelegar.
"Ah...akan hujan". Batinnya agak was-was.
Dan benar saja, sebentar kemudian turunlah hujan. Hal ini yang membuatnya takut, karena kondisi mobil yang ia tumpangi memang agak mengkwatirkan.
Sebentar kemudian, mobil itu mulai tampak tersendal sendal. Dan kemudian berhenti tak bergerak, padahal ia berada di tempat sepi, sehingga kekwatirannya semakin menjadi jadi.
Ketika ada yang lewat dan ia melambai lambaikan tanggannya, ternyata tidak ada yang berhenti.
Akhirnya ia kembali ke mobil dan terpekur oleh keadaan ini, rasa takut mulai menyelinap di hatinya.
Tiba-tiba dari arah belakang ada sebuah mobil yang mulai berhenti perlahan, ia lihat dari spion mobilnya, pengendara mobil di belakang turun dengan payung dan mulai mendekatinya.
"Mobil saya mati" kata pemuda kepada pria yang mendekatinya.
Wajah pria itu tidak begitu jelas terlihat karena guyuran hujan. Sebentar kemudian pria itu memberi isyarat untuk dibukanya kap mobil. Setelah di buka dan orang itu sibuk membuka buka kabel dan mesin di mobil pemuda,
Kemudianb ia memberi isyarat agar si pemuda mulai menstater mobilnya.
Terdengar suara mobil menyala, rasa gembira membuat pemuda itu segera mendatangi si pria tersebut untuk mengucapkan rasa terima kasihnya.
"Selama masih ada percikan api, setua apapun mobil, masih mempunyai peluang untuk hidup". Kata si pria sambil menatap pemuda itu.
"Seberapapun tuanya mobil, ia masih bisa di jalnkan asal di rawat, nak" katanya lagi menyambung.
Si pemuda hanya diam dan masih tak percaya kalau mobilnya sudah bisa digunakan lagi.
*****
Percikan api sangat di butuhkan bagi mobil, bagi kita yang di butuhkan adalah percikan semangat, hasrat dan tekat.
Perlu semangat, hasrat, dan tekat yang tinggi untuk merubah sebuah nasib kita, keluarga kita.
Dan semua itu sudah ada di dalam diri kita, tergantung bagaimana kita mengatur dan merawatnya.
Dengan semangat, hasrat dan tekat kita akan menjadi pribadi-pribadi yang berhasil...salam sukses selalu.
Selasa, 18 Oktober 2011
Kamis, 13 Oktober 2011
Kerja keras vs kerja cerdas
Hanya cerita tentang dua ekor tikus yang hidup di dalam got, dengan tubuh dekil dan kotor mereka mencari makan dari sisa-sisa makanan yang terbuang.
Suatu saat di depan mereka tersedia sepotong roti keju yang terapung-apung. Kedua tikus begitu berhasrat untuk memakan roti tersebut.
Namun sayang di depan mereka ada jeruji besi yang di tanam orang-orang untuk mengatur dan menyaring agar tidak semua kotoran mengalir malah menyumbat got tersebut.
Mulailah mereka berdua menggerogoti jeruji besi itu, dengan harapan bisa mengambil roti tersebut, tapi sayang jeruji besi itu terlalu keras di banding gigi runcing mereka.
Tikus pertama tidak memperdulikan keadaan ini, ia tetap bersikeras menggerogoti jeruji besi itu, karena ia mempunyai pandangan bahwa dengan bekerja keras sekuat mungkin, pasti semuanya akan berhasil.
Berbeda dengan tikus pertama yang terus menggerogoti jeruji besi itu, tikus kedua yang tadinya ikut menggerogoti jeruji besi, ketika ia mengetahui bahwa besi itu begitu keras, maka ia mulai mundur sejenak, kemudian ia mulan balik kanan dan mencari saluran-saluran ini yang juga bisa menuju tempat sisa roti itu berada. Dengan semangat yang ada ia berjalan dan menelusuri jalan-jalan got itu menuju tempat roti berada.
Kurang lebih satu jam kemudian tikus ke dua benar-benar bisa menemukan jalan menuju tempat roti berada, hingga akrirnya ia mendapatkan roti yang ia idam idamkan sebagai makanan istimewa di hari ini.
Hal ini berbanding terbalik dengan tikus pertama, ia malah mendapati giginya patah, dan gusinya terasa ngilu karena begitu ia paksakan untuk memutyus besi yang menghalanginya.
*****
Kerja keras sudah pasti yang harus kita jalankan, karena tanpa kerja keras kita kehilangan spirit untuk melakukan sesuatu
Tapi di lain itu kita di tuntut untuk kerja cerdas agar apa yang ingin kita capai bisa berhasil dan kita mendapatkan apa yang seharusnya bisa kita dapatkan.
Dengan kerja cerdas dan memberdayakan segala potensi kita dan potensi sekitar kita, maka untuk mencapai tujuan yang kita inginkan semakin terasa mudah untuk kita capai.
Suatu saat di depan mereka tersedia sepotong roti keju yang terapung-apung. Kedua tikus begitu berhasrat untuk memakan roti tersebut.
Namun sayang di depan mereka ada jeruji besi yang di tanam orang-orang untuk mengatur dan menyaring agar tidak semua kotoran mengalir malah menyumbat got tersebut.
Mulailah mereka berdua menggerogoti jeruji besi itu, dengan harapan bisa mengambil roti tersebut, tapi sayang jeruji besi itu terlalu keras di banding gigi runcing mereka.
Tikus pertama tidak memperdulikan keadaan ini, ia tetap bersikeras menggerogoti jeruji besi itu, karena ia mempunyai pandangan bahwa dengan bekerja keras sekuat mungkin, pasti semuanya akan berhasil.
Berbeda dengan tikus pertama yang terus menggerogoti jeruji besi itu, tikus kedua yang tadinya ikut menggerogoti jeruji besi, ketika ia mengetahui bahwa besi itu begitu keras, maka ia mulai mundur sejenak, kemudian ia mulan balik kanan dan mencari saluran-saluran ini yang juga bisa menuju tempat sisa roti itu berada. Dengan semangat yang ada ia berjalan dan menelusuri jalan-jalan got itu menuju tempat roti berada.
Kurang lebih satu jam kemudian tikus ke dua benar-benar bisa menemukan jalan menuju tempat roti berada, hingga akrirnya ia mendapatkan roti yang ia idam idamkan sebagai makanan istimewa di hari ini.
Hal ini berbanding terbalik dengan tikus pertama, ia malah mendapati giginya patah, dan gusinya terasa ngilu karena begitu ia paksakan untuk memutyus besi yang menghalanginya.
*****
Kerja keras sudah pasti yang harus kita jalankan, karena tanpa kerja keras kita kehilangan spirit untuk melakukan sesuatu
Tapi di lain itu kita di tuntut untuk kerja cerdas agar apa yang ingin kita capai bisa berhasil dan kita mendapatkan apa yang seharusnya bisa kita dapatkan.
Dengan kerja cerdas dan memberdayakan segala potensi kita dan potensi sekitar kita, maka untuk mencapai tujuan yang kita inginkan semakin terasa mudah untuk kita capai.
Senin, 26 September 2011
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI KOPERASI CERIA WELERI KAB KENDAL
Setiap orang pasti menginginkan peningkatan perekonomiannya, agar tercapai kemakmuran dalam diri dan keluarganya bahkan dalam lingkungannya. Sampai saat ini ada 3 (tiga) badan usaha yang kita kenal: dari Badan Usaha Pemerintah, Badan Usaha Swasta dan Koperasi. Seperti badan usaha lain, maka koperasi harus mempunyai manajemen yang baik agar mampu menyerap aspirasi dari anggota dan mampu bersaing dalam berdaya guna dan berhasil guna dalam memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat seperti saat ini. Oleh karena itu, koperasi harus memiliki Sistem Informasi Manajemen yang baik.
Koperasi berasal dari bahasa latin cooperation yang artinya kerjasama atau bekerja sama. Di tanah air, kata koperasi dalam kehidupan dan dalam bahasa kita sehari-hari dikenal sebagai sebuah badan usaha kerjasama di lapangan ekonomi yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan memperbaiki kedudukan ekonomi anggota-anggotanya. Di dalam ekonomi, arti dan batasan koperasi adalah suatu perkumpulan yang memungkinkan beberapa orang atau badan hukum dengan jalan kerjasama atas dasar sukarela menyelenggarakan suatu pekerjaan untuk memperbaiki kehidupan anggotanya berasaskan Pancasila dan UUD 1945
Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional. Seperti tercakup dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai bagian dari perekonomian nasional. Sehingga dapat dikatakan koperasi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari peningkatan ekonomi Indonesia terutama masyarakat ekonomi kelas menengah kebawah.
Dasar koperasi adalah kerjasama agar dengan bersatu dapat mencapai perbaikan hidup. Oleh karena itu segala persaingan juga antara koperasi dan koperasi, lebih-lebih dalam satu desa harus dihindarkan agar rakyat yang telah bersatu tidak dipisah-pisah lagi dengan akibat menjadi lemahnya gerakan koperasi.
Koperasi memiliki watak sosial. Hal ini berarti bahwa dasar koperasi adalah kerjasama. Didalam koperasi, anggota perkumpulan bekerja sama berdasarkan kesukarelaan, persamaan derajat (demokrasi, ekonomi sosial) persamaan hak dan kewajiban. Sesuai dengan asas demokrasi, berarti koperasi adalah milik para anggota sendiri dan dengan demikian pada dasarnya koperasi diatur, diurus dan diselenggarakan sesuai dengan keinginan para anggota perkumpulan itu sendiri. Atau dengan kata lain bahwa dalam koperasi kekuasaan tertinggi dipegang oleh semua anggota yaitu melalui Rapat Anggota (Anoraga, 1995).
Informasi manajemen suatu koperasi diperoleh dari pihak-pihak luar koperasi maupun dari dalam koperasi seperti anggota dan pengurus koperasi. Sarana informasi yang digunakan dapat secara manual maupun elektronik seperti telepon, komputer ataupun internet.
Laporan merupakan sarana interaksi yang penting antara suatu sistem informasi dengan pemakai informasi dari sistem. Sistem informasi mengubah data menjadi informasi. Pelaporan merupakan distribusi dari informasi ke berbagai pemakai dalam suatu organisasi. Laporan perencanaan pada umumnya berbentuk data dan bermanfaat untuk membantu manajemen dalam mengalokasikan dan memperoleh sumber daya untuk operasi perusahaan di masa mendatang (Yusuf, 1995).
Untuk mengetahui seberapa jauh peranan Koperasi dalam pelayanan terhadap masyarakat dan bagaimana perkembangannya sampai saat ini diperlukan suatu observasi langsung. Oleh karena itu diperlukan adanya kajian yang lebih mendalam mengenai koperasi melalui praktikum Koperasi Simpan Pinjam dan melihat langsung kondisi koperasi yang bertempat di koperasi Ceria.
Koperasi Ceria merupakan Koperasi Simpan Pinjam yang terletak di Komplek Terminal Colt No. 23 Weleri. Koperasi Simpan Pinjam Ceria ini berdiri pada tanggal 1 Juli 2006 dengan nama Koperasi Syariah Ceria yang beranggotakan sebagian besar warga “nahdliyin” yang masuk Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Weleri. Namun dalam perkembangannya menjadi “Koperasi Simpan Pinjam Ceria”, dengan mendapatkan badan hukum no. 518.BH/XIV.13/06/2008/DKUMKM.
Walaupun pendirian Koperasi Simpan Pinjam Ceria ini dari orang-orang yang berkecimpung di organisasi Gerakan Pemuda Ansor, akan tetapi manajemen Koperasi Simpan Pinjam Ceria berdiri sendiri, dan tidak berhubungan secara langsung secara organisatoris. Keadaan ini agar membedakan didirikannya Koperasi yang bertujuan “profit Oriented” apabila di jalankan dengan manajemen yang baik dan sangat berbeda dengan Organisasi massa yang berorientasi social kemasyarakatan dan keagamaan.
Daerah kerja Koperasi Simpan Pinjam Ceria meliputi Pasar Weleri, Lingkungan Kecamatan Weleri, Kecamatan Rowosari dan sebagian Kecamatan Gemuh, dalam menawarkan produknya dan juga dalam perekrutan calon anggota dan anggotanya.
Susunan Pengurus :
- Ketua : Much. Turmudi, SE
- Wk Ketua : H. Abdul Basith
- Sekretaris : Dasikin S.Pd
- Wk Sekretaris : Windadi S.Pd
- Bendahara : Warno S.Pd
Badan Pengawas :
- Ketua : Acmad Fauzi S.Pd
- Anggota : Sunendi HW.
Dalam melaksanakan tugasnya pengurus dibantu oleh:
- Manajer (satu orang)
- Akunting (satu orang)
- Teller (satu orang)
- Marketing (lima orang)
Bidang usaha Koperasi Simpan Pinjam Ceria adalah melayani simpanan calon anggota dan anggota dengan produk : Simpanan Ceria, Simpanan Qurban dan Simpanan Hari Raya dengan fasilitas mobile (penarikan di tempat calon anggota dan anggota), di samping itu juga ada Produk Deposito berjangka Ceria. Untuk kebutuhan calon anggota dan anggota Koperasi Simpan Pinjam Ceria juga menyediakan pembiayaan berupa : Modal Usaha, Konsumtif dan Investasi.
Sistem informasi manajemen merupakan system pengolahan data informasi dari Koperasi Simpan Pinjam Ceria mulai dari pengumpulan data sampai dengan pengambilan keputusan yang selanjutnya dilaksanakan oleh seluruh pengurus dan anggota Koperasi.
Koperasi Simpan Pinjam Ceria telah menggunakan komputer dalam penyelenggaraan administrasi organisasi, yang meliputi akuntansi keuangan Koperasi. Dengan sistem komputer akan lebih memudahkan pengurus dalam memperoleh data. Dalam mengevaluasi kegiatan usaha dan keuangan Koperasi Simpan Pinjam Ceria, setiap bulan diadakan rapat koordinasi Pengurus dan Pengawas. Administrasi organisasi keuangan dan usaha akan diperiksa oleh Badan Pengawas Koperasi Ceria. Kemudian dilaporkan kepada anggota dalam Rapat Anggota.
Untuk informasi yang berasal dari luar, biasanya Koperasi Simpan Pinjam Ceria mendapatkan informasi melalui telepon dan tradisional yaitu tatap muka. Informasi ini bisa berupa perubahan perilaku masyarakat sekitar koperasi dalam menjalankan usahanya yang berhubungan dengan pembiayaan Koperasi Ceria. Informasi dari dalam biasanya berasal dari anggota atau pengurus. Informasi dari anggota sangat diperlukan karena merupakan bentuk kepedulian anggota terhadap kehidupan koperasi. Informasi manajemen diperoleh dari komunikasi antara anggota atau pengurus dengan pihak-pihak yang terkait baik dari dalam maupun luar koperasi seperti pemerintah, lembaga keuangan dan lain-lain.
Informasi-informasi yang diperoleh Koperasi Ceria kemudian disampaikan kepada anggota secara tradisional atau manual. Informasi yang ada disampaikan lewat tertulis ataupun bertatap muka langsung yang biasanya di sampaikan oleh marketing, manajer ataupun pengurus kepada anggota. Begitupun juga bila ada saran-saran atau kritik dari anggota bisa disampaikan secara langsung ataupun juga akan disampaikan dalam rapat anggota.
Sistem Informasi Manajemen di Koperasi Ceria telah menggunakan peralatan seperti komputer untuk mengelola administrasi keuangan dan pembukuan dan telepon, selain juga masih menggunakan cara tradisional yaitu penulisan manual dalam buku dan juga tatap muka secara langsung. Informasi tersebut akan sangat mempengaruhi kegiatan usaha yang dilakukan koperasi dalam rangka mengembangkan usahanya. Selain itu juga dapat digunakan untuk menentukan langkah kebijakan dalam perencanaan dan pengembangan usaha koperasi agar lebih optimal meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Pada umumnya Sistem Informasi Manajemen Koperasi Ceria telah menjalankan fungsi Sistem Informasi Manajemen dengan baik sebagaimana mestinya, meskipun bisa dibilang masih sederhana. Kriteria bagi suatu Sistem Informasi Manajemen yang efektif adalah bahwa sistem tersebut dapat memberikan data yang cermat, tepat waktu dan yang penting artinya bagi perencanaan, analisis dan pengendalian manajemen untuk mengoptimalkan pertumbuhan organisasi (Coleman and Riley, 1973).
Berdasarkan teori tersebut Sistem Informasi Manajemen tersebut maka Koperasi Ceria sudah dapat dikatakan efektif. Hal ini dapat ditunjukkan dengan tersampaikannya informasi yang ada kepada para anggota. Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen di Koperasi Ceria diharapkan akan lebih mengembangkan usaha koperasi. Semua informasi yang diperoleh sebisa mungkin dapat disampaikan kepada anggotanya sehingga anggota lebih mengetahui keadaan baik yang terjadi di dalam ataupun di luar koperasi, sekaligus melibatkan anggota dalam menentukan kebijakan-kebijakan ataupun memecahkan suatu masalah yang ada pada koperasi.
Setiap badan usaha pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Demikian juga Koperasi Ceria. Sebesar apapun usaha yang dijalankannya pasti memiliki sisi positif dan negatif. Dengan kelebihan yang dimiliki merupakan kebanggaan bagi Koperasi Ceria sekaligus motivasi untuk lebih baik lagi, sedangkan kekurangan bukan merupakan suatu yang harus ditutup-tutupi melainkan untuk lebih diperbaiki agar koperasi dapat berjalan dengan baik.
Koperasi Ceria merupakan Koperasi yang bergerak di bidang Simpan Pinjam. Meskipun Sistem Informasi Manajemen Koperasi Ceria telah berjalan dengan baik tetapi masih ada kekurangannya, yaitu informasi hanya diperoleh melalui telepon dan manual antar anggota sehingga informasi yang diperoleh masih terbatas. Padahal teknologi sekarang sudah semakin canggih, misalnya adanya internet yang dapat mengakses informasi dari seluruh dunia. Meskipun begitu, Koperasi Ceria juga memilliki kelebihan antara lain telah menggunakan komputer dalam mengelola keuangan dan pembukuan. Hal itu akan memperkecil adanya kesalahan dalam perhitungan dan mempermudah anggota memperoleh data yang diperlukan. Informasi yang disampaikan kepada anggota lebih mengena karena disampaikan secara tertulis ataupun langsung, apalagi kegiatan yang ada juga berhubungan kesamaan ideologis sesama anggota, dengan begitu pesan akan lebih tersampaikan. Demikian juga bila ada saran dan kritik dari anggota bisa disampaikan secara tertulis ataupun langsung yang selanjutnya akan disampaikan dalam rapat anggota.
Demikian tulisan ini saya buat, sebagai seorang pelaku dan juga ketua penggurus Koperasi simpan pinjam Ceria. Dengan harapan bisa meningkatkan Sistem Informasi Manajemen yang ada guna menunjang terjalinnya komunikasi yang efektif kepada semua anggota, dengan terjalinnya informasi yang baik maka besar harapan saya untuk mendapatkan dukungan dalam meningkatkan keuntungan koperasi seperti yang di amanatkan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT)
Kamis, 14 Juli 2011
Kamis, 23 Juni 2011
Keberhasilan Kita Karena Orang Lain
Sebagai manusia terkadang kita merasa paling hebat, paling segalanya sehingga kita teramat biasa untuk melecehkan orang lain dan memandang orang lain di bawah kita.
Superioritas ini yang terkadang menjadikan kita merasa lebih dan kurang mempunyai perasaan menghargai keberadaan orang lain.
Karena kelebihan kita ini malah menjadikan kita sombong, menganggap kecil kehadiran orang lain.
Suatu cerita dari sebuah kota kecil, ada seorang bapak yang mempunyai anak kecil yang periang, karena keinginan si bapak untuk menjadikan anaknya sebagai seorang musisi, maka ia kursuskan anaknya pada ahli musik piano di kota itu.
Walaupun dengan malas-malasan si anak tetap berangkat dan belajar piano karena terpaksa.
Sudah sebulan si anak belajar piano. Hingga suatu saat ada konser yang akan diadakan di kota itu oleh seorang pianis terkenal.
Tanpa ragu si bapak langsung menbeli tiket buat dirinya dan anaknya.
Tiba saat konser itu akan dilakukan, maka bapak dan anak segera bergegas mendatangi konser tersebut. Si bapak dan anak datang dan menepati kursi yang di sediakan.
Menunggu acara seremonial yang ada membuat si anak bosan, sedang si bapak dengan sabar dan sanggat menghayati setiap acara demi acara.
Tanpa ia sadari si bapak, sia anak berjalan kian kemari, hingga ia mendekati panggung. Tanpa ragu-ragu iapun naik keatas panggung.
Hal ini yang membuat si bapak tertegun, cuma untuk mengejar ia harus beringsut dan terhalang orang-orang yang sudah ada di gedung itu.
Si anak tanpa canggung naik panggung dan duduk di kursi depan piano. Dan iapun mulai memencet-mencet tuts yang ada di depannya dengan lagu yang ia pelajai di kursus.
Sejenak para penonton, si bapak, dan sang pianis kaget mendengar ada piano yang di mainkan. Dan ini yang memaksa sang pianis naik panggung, ia memandang si anak duduk di kursinya, dengan senyum yang ada ia cari kursi dan di dekati si anak. Kemudian sang pianis mulai memaiknkan lagu dan mengisi kekurangan-kekurangan dalam memainkan piano, sehingga dari suara piano yang berantakan menjadi suatu lagu yang sangat baik.
Semua orang terkagum kagum melihat dan mendengar komposisi yang baik dari suara piano itu. Hingga ketika lagu itu selesai semua orang berdiri dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah. Sang pianis mempersilakan si anak dan mengangkatnya sebagai seorang maestro.
Si anak merasa sangat senang, bahkan dari fikirannya terbesit perasaan bangga. Ia mengganggap dengan belajar satu bulan saja ia bisa menjadi orang yang hebat dan berhasil.
Ia tidalk sadar bahwa keberhasilannya karena kepiawaian sang pianis dalam mengkolaborasikan kepandaiannya untuk mengisi kelemahan-kelemahan si anak dalam memainkan piano tersebut.
*****
Ini yang sering terjadi pada kita, dimana kita merasa begitu hebat. Padahal kehebatan kita karena kepandaian orang lain dalkam mensupport kita dan mengisi kekurangan kita.
Bahkan kalau kita mau mengakui keberhasilan kita karena kebaikan Tuhan dalam membimbing kita untuk selalu bisa berhasil.
Superioritas ini yang terkadang menjadikan kita merasa lebih dan kurang mempunyai perasaan menghargai keberadaan orang lain.
Karena kelebihan kita ini malah menjadikan kita sombong, menganggap kecil kehadiran orang lain.
Suatu cerita dari sebuah kota kecil, ada seorang bapak yang mempunyai anak kecil yang periang, karena keinginan si bapak untuk menjadikan anaknya sebagai seorang musisi, maka ia kursuskan anaknya pada ahli musik piano di kota itu.
Walaupun dengan malas-malasan si anak tetap berangkat dan belajar piano karena terpaksa.
Sudah sebulan si anak belajar piano. Hingga suatu saat ada konser yang akan diadakan di kota itu oleh seorang pianis terkenal.
Tanpa ragu si bapak langsung menbeli tiket buat dirinya dan anaknya.
Tiba saat konser itu akan dilakukan, maka bapak dan anak segera bergegas mendatangi konser tersebut. Si bapak dan anak datang dan menepati kursi yang di sediakan.
Menunggu acara seremonial yang ada membuat si anak bosan, sedang si bapak dengan sabar dan sanggat menghayati setiap acara demi acara.
Tanpa ia sadari si bapak, sia anak berjalan kian kemari, hingga ia mendekati panggung. Tanpa ragu-ragu iapun naik keatas panggung.
Hal ini yang membuat si bapak tertegun, cuma untuk mengejar ia harus beringsut dan terhalang orang-orang yang sudah ada di gedung itu.
Si anak tanpa canggung naik panggung dan duduk di kursi depan piano. Dan iapun mulai memencet-mencet tuts yang ada di depannya dengan lagu yang ia pelajai di kursus.
Sejenak para penonton, si bapak, dan sang pianis kaget mendengar ada piano yang di mainkan. Dan ini yang memaksa sang pianis naik panggung, ia memandang si anak duduk di kursinya, dengan senyum yang ada ia cari kursi dan di dekati si anak. Kemudian sang pianis mulai memaiknkan lagu dan mengisi kekurangan-kekurangan dalam memainkan piano, sehingga dari suara piano yang berantakan menjadi suatu lagu yang sangat baik.
Semua orang terkagum kagum melihat dan mendengar komposisi yang baik dari suara piano itu. Hingga ketika lagu itu selesai semua orang berdiri dan memberikan tepuk tangan yang sangat meriah. Sang pianis mempersilakan si anak dan mengangkatnya sebagai seorang maestro.
Si anak merasa sangat senang, bahkan dari fikirannya terbesit perasaan bangga. Ia mengganggap dengan belajar satu bulan saja ia bisa menjadi orang yang hebat dan berhasil.
Ia tidalk sadar bahwa keberhasilannya karena kepiawaian sang pianis dalam mengkolaborasikan kepandaiannya untuk mengisi kelemahan-kelemahan si anak dalam memainkan piano tersebut.
*****
Ini yang sering terjadi pada kita, dimana kita merasa begitu hebat. Padahal kehebatan kita karena kepandaian orang lain dalkam mensupport kita dan mengisi kekurangan kita.
Bahkan kalau kita mau mengakui keberhasilan kita karena kebaikan Tuhan dalam membimbing kita untuk selalu bisa berhasil.
Rabu, 22 Juni 2011
Berani Menghadapi Masalah
Dulu pernah ada wejangan yang di berikan kepada saya, perkataannya begini:
"Hidup itu masalah, berani hidup harus berani menghadapi masalah, tidak berani menghadapi masalah ya...jangan hidup"
Sepenggal kalimat, walaupun tak semuanya aku benarkan karena ada perasaan "negative thingking dalam menghadapi hidup, tapi nilai yang terkandung didalamnya ada benarnya juga.
Permasalahan-permasalhan yang ada selalu datang silih berganti, ini yang mengharuskan kita bisa menghadapi den menyingkapi dengan baik, karena dengan menghindarinya sama juga kita akan menciptakan permasalah-permasalahan baru.
Di butuhkan kedewasaan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu dari sedikit demi sedikit dan secara konsisten. Kita diharuskan selalu proaktif untuk mencari cara terbaik sebagai soluli dalam memecahkan permaslahan kita.
Banyak cara bila kita selalu berusaha. Karna ALLAH tidak akan menimpakan suatu permasalahan selama kita tidak mampu untuk mengatasinya.
Ada suatu contoh cerita tentang keledai pak tani yang setiap hari riang gembira dalam menghadapi kehidupan ini, ia selalu bergerak dan bermain dengan anak-anak pak tani di sekeliling rumah bahkan lebih jauh sampai keluar desa.
Keledai itu sangat pintar dalam berlompat kesana kemari, bahkan karena terlalu percaya diri ketika bermain-main itu, tanpa sengaja ia terperosok kedakam suwur tua yang agak dalam dan sedikit lebar.
Sang keledai sangat binggung karna kemampuan melompatnya tidak mampu membuat ia keluar dari sumur tersebut.
Anak pak tani segera mengabarkan kejadian itu kepada pak tani dan masyarakat sekitar. Berdatanglah banyak orang ke dalam sumur tersebut. Dan pak tani semakin binggung melihat si keledai menangis sesenggukan di dalam sumur tua itu tanpa bisa apa-apa.
Banyak usul yang di sampaikan orang-orang disana, ada yang mau pake tali atau yang lain tapi semua tidak berarti karena peralatan yang ada sangat tidak memadai.
Maka di ambilnya tindakan dengan cara di cankuli tanah di sekeliling sumur dan di masukkan ke dalam sumur.
Kaget juga si keledai karna tubuhnya malah di timpai tanah dari atas, apakah ia akan di kubur hidup-hidup?
Dengan kemasyigulannya maka ia kibas-kibaskan tubuhnya sehingga tanah di tubuhnya turun kebawah, ia hentak-hentakkan kaki-kakinya sehingga tanah yang berhamburan dari atas bisa menjadi pijakan-pijakan baru bagi tubuhnya.
Perlahan tapi pasti si keledai semakin naik keatas karna dasar sumur telah terisi oleh tanah yang di hamburkan oleh pak tani.
Sehingga sampai si keledai bisa naik lagi ke atas dan melompat keluar dari sumur tua tersebut.
Begitu gembira semua orang ketika melihat hal tersebut, banyak terlontar rasa kekaguman tentang bagaimana cara pak tani mengeluarkan si keledai, dan banyak yang memuji kesigapan si keledai dalam menghadapi permasalahan tersebut.
*****
Hal yang bisa di ambil dari cerita tadi adalah bahwa setiap masalah apabila di sikapi dengan baik pasti ada cara untuk keluar dan menyelesaikannya, maka janganlah takut dalam menghadapinya.
Terkadang kita takut dan begitu nervos menghadapnya bahkan terkadang memandang negatif atas pertolongan yang ada, sehingga ada perasaan takut dalam menghadapinya.
Maka selalu positif thingking dan hadapi masalah yang muncul, pasti kita akan berhasil.
"Hidup itu masalah, berani hidup harus berani menghadapi masalah, tidak berani menghadapi masalah ya...jangan hidup"
Sepenggal kalimat, walaupun tak semuanya aku benarkan karena ada perasaan "negative thingking dalam menghadapi hidup, tapi nilai yang terkandung didalamnya ada benarnya juga.
Permasalahan-permasalhan yang ada selalu datang silih berganti, ini yang mengharuskan kita bisa menghadapi den menyingkapi dengan baik, karena dengan menghindarinya sama juga kita akan menciptakan permasalah-permasalahan baru.
Di butuhkan kedewasaan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu dari sedikit demi sedikit dan secara konsisten. Kita diharuskan selalu proaktif untuk mencari cara terbaik sebagai soluli dalam memecahkan permaslahan kita.
Banyak cara bila kita selalu berusaha. Karna ALLAH tidak akan menimpakan suatu permasalahan selama kita tidak mampu untuk mengatasinya.
Ada suatu contoh cerita tentang keledai pak tani yang setiap hari riang gembira dalam menghadapi kehidupan ini, ia selalu bergerak dan bermain dengan anak-anak pak tani di sekeliling rumah bahkan lebih jauh sampai keluar desa.
Keledai itu sangat pintar dalam berlompat kesana kemari, bahkan karena terlalu percaya diri ketika bermain-main itu, tanpa sengaja ia terperosok kedakam suwur tua yang agak dalam dan sedikit lebar.
Sang keledai sangat binggung karna kemampuan melompatnya tidak mampu membuat ia keluar dari sumur tersebut.
Anak pak tani segera mengabarkan kejadian itu kepada pak tani dan masyarakat sekitar. Berdatanglah banyak orang ke dalam sumur tersebut. Dan pak tani semakin binggung melihat si keledai menangis sesenggukan di dalam sumur tua itu tanpa bisa apa-apa.
Banyak usul yang di sampaikan orang-orang disana, ada yang mau pake tali atau yang lain tapi semua tidak berarti karena peralatan yang ada sangat tidak memadai.
Maka di ambilnya tindakan dengan cara di cankuli tanah di sekeliling sumur dan di masukkan ke dalam sumur.
Kaget juga si keledai karna tubuhnya malah di timpai tanah dari atas, apakah ia akan di kubur hidup-hidup?
Dengan kemasyigulannya maka ia kibas-kibaskan tubuhnya sehingga tanah di tubuhnya turun kebawah, ia hentak-hentakkan kaki-kakinya sehingga tanah yang berhamburan dari atas bisa menjadi pijakan-pijakan baru bagi tubuhnya.
Perlahan tapi pasti si keledai semakin naik keatas karna dasar sumur telah terisi oleh tanah yang di hamburkan oleh pak tani.
Sehingga sampai si keledai bisa naik lagi ke atas dan melompat keluar dari sumur tua tersebut.
Begitu gembira semua orang ketika melihat hal tersebut, banyak terlontar rasa kekaguman tentang bagaimana cara pak tani mengeluarkan si keledai, dan banyak yang memuji kesigapan si keledai dalam menghadapi permasalahan tersebut.
*****
Hal yang bisa di ambil dari cerita tadi adalah bahwa setiap masalah apabila di sikapi dengan baik pasti ada cara untuk keluar dan menyelesaikannya, maka janganlah takut dalam menghadapinya.
Terkadang kita takut dan begitu nervos menghadapnya bahkan terkadang memandang negatif atas pertolongan yang ada, sehingga ada perasaan takut dalam menghadapinya.
Maka selalu positif thingking dan hadapi masalah yang muncul, pasti kita akan berhasil.
Langganan:
Postingan (Atom)