Rabu, 27 November 2013

Renungan

Oleh: Ustad Yusuf Mansur Kalau ALLAH Itu Maha Baik, Kenapa Bikin Neraka ? " Semua Harap Baca, Agar Tidak Tersesat " Ini kisah nyata seorang gadis melayu yang dangkal ilmu pengetahuan Islamnya. Didaerah tersebut memberlakukan peraturan bagi pekerja di tempat umum seperti pasar, toko-toko perniagaan dan lain-lain bagi wanitanya diharuskan mengenakan jilbab dan menutup aurat dengan benar. Kerap kali pemerintah mengadakan pemeriksaan secara mendadak ditoko-toko dan pasar, bagi yang melanggar maka dikenakan denda. Selain kena denda mereka yang melanggar aturan diberi nasehat dari sang ustadz yang bekerjasama dengan pemerintahan. Suatu hari, seorang gadis tertangkap yang bekerja disebuah toko karena tidak menutup auratnya. Maka diapun kena denda. Setelah dia membayar denda, ustadz ini pun menasehati, "Setelah ini, saya harap saudari bisa insaf dan mentaati peraturan. Peraturan ini bukan semata dari aturan pemerintah melainkan menutup aurat juga perintah Allah Swt. Ringkasnya kalau kita mentaati perintahNya maka akan selamat dan berbalas surga. Sebaliknya jika durhaka maka akan celaka dan balasan neraka." Gadis tersebut yang awalnya mendiamkan diri, tiba-tiba membentak ustadz "Kalau Tuhan itu betul-betul baik, kenapa bikin neraka? Kenapa tidak sediakan surga saja? Seperti itukah Tuhan penyayang?". Mungkin dari tadi gadis itu sudah panas telinganya dinasehati oleh ustadz terlebih habis terkena denda. Ustadz itu tertunduk dan berfikir, "Bahaya anak ini kalau didiamkan akan rusak akhlaknya." Setelah habis gadis itu mengomeL, ustadz pun menjawab, "Saudariku, kalau Tuhan tidak bikin neraka, saya tidak akan jadi ustadz. Berapa sen saja gaji seorang ustadz? Lebih baik saya jadi bandar judi yang gampang dapat uang, hidup senang, lepas matipun tak risau sebab dijamin masuk surga. Mungkin kau juga bisa saya culik dan dijual jadi pelacur. Kalau mau lari, saya bunuh saja. Tak apa, sebab neraka tak ada. Nanti kita jumpa lagi disurga. Kan Tuhan itu baik." Gadis itu terkejut mendengar jawaban ustadz, bicara macam apa itu ?? "Saudariku, perkara tadi akan terjadi seandainya surga saja yang tersedia. Orang jahat, orang baik semua masuk surga. Maka, apa gunanya berbuat baik? Orang jahat lagi gampang, manusia tak lagi diuji sebab semua orang akan lulus, percuma. pembunuh akan berjumpa lagi dengan yang dibunuh didalam surga, perampok berjumpa Lagi dengan yang dirampok didalam surga. Tak ada yang menerima hukuman. Apakah Tuhan yang seperti ini yang kamu mau? Kamu rasa adilkah?" Tanya ustadz. "Mana adil seperti itu. Orang jahat gak akan lepas begitu saja." Rungut si gadis. Ustadz tersenyum "Jika Tuhan tidak adil, bolehkah dianggap baik? Saudariku, saya kasih nasehat karena saya sayang sesama umat Islam. Allah itu maha penyayang tapi Dia juga maha adil karena itu Neraka perlu terwujud untuk menghukum hamba-hambanya yang durhaka, yang menzalimi diri sendiri dan orang lain. Kita sedang diuji didunia ini. Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah. Maka bukan hak kita untuk berbuat sesukanya. Apa yg dipinjamkan olehNya pasti akan diambil kembali olehNya." Semoga kita dapat bersabar dalam mentaati perintahNya untuk kebaikan dunia akherat. Aamiin Ya Robbal Alammiin
Kalau ALLAH Itu Maha Baik, Kenapa Bikin Neraka ? " Semua Harap Baca, Agar Tidak Tersesat " Ini kisah nyata seorang gadis melayu yang dangkal ilmu pengetahuan Islamnya. Didaerah tersebut memberlakukan peraturan bagi pekerja di tempat umum seperti pasar, toko-toko perniagaan dan lain-lain bagi wanitanya diharuskan mengenakan jilbab dan menutup aurat dengan benar. Kerap kali pemerintah mengadakan pemeriksaan secara mendadak ditoko-toko dan pasar, bagi yang melanggar maka dikenakan denda. Selain kena denda mereka yang melanggar aturan diberi nasehat dari sang ustadz yang bekerjasama dengan pemerintahan. Suatu hari, seorang gadis tertangkap yang bekerja disebuah toko karena tidak menutup auratnya. Maka diapun kena denda. Setelah dia membayar denda, ustadz ini pun menasehati, "Setelah ini, saya harap saudari bisa insaf dan mentaati peraturan. Peraturan ini bukan semata dari aturan pemerintah melainkan menutup aurat juga perintah Allah Swt. Ringkasnya kalau kita mentaati perintahNya maka akan selamat dan berbalas surga. Sebaliknya jika durhaka maka akan celaka dan balasan neraka." Gadis tersebut yang awalnya mendiamkan diri, tiba-tiba membentak ustadz "Kalau Tuhan itu betul-betul baik, kenapa bikin neraka? Kenapa tidak sediakan surga saja? Seperti itukah Tuhan penyayang?". Mungkin dari tadi gadis itu sudah panas telinganya dinasehati oleh ustadz terlebih habis terkena denda. Ustadz itu tertunduk dan berfikir, "Bahaya anak ini kalau didiamkan akan rusak akhlaknya." Setelah habis gadis itu mengomeL, ustadz pun menjawab, "Saudariku, kalau Tuhan tidak bikin neraka, saya tidak akan jadi ustadz. Berapa sen saja gaji seorang ustadz? Lebih baik saya jadi bandar judi yang gampang dapat uang, hidup senang, lepas matipun tak risau sebab dijamin masuk surga. Mungkin kau juga bisa saya culik dan dijual jadi pelacur. Kalau mau lari, saya bunuh saja. Tak apa, sebab neraka tak ada. Nanti kita jumpa lagi disurga. Kan Tuhan itu baik." Gadis itu terkejut mendengar jawaban ustadz, bicara macam apa itu ?? "Saudariku, perkara tadi akan terjadi seandainya surga saja yang tersedia. Orang jahat, orang baik semua masuk surga. Maka, apa gunanya berbuat baik? Orang jahat lagi gampang, manusia tak lagi diuji sebab semua orang akan lulus, percuma. pembunuh akan berjumpa lagi dengan yang dibunuh didalam surga, perampok berjumpa Lagi dengan yang dirampok didalam surga. Tak ada yang menerima hukuman. Apakah Tuhan yang seperti ini yang kamu mau? Kamu rasa adilkah?" Tanya ustadz. "Mana adil seperti itu. Orang jahat gak akan lepas begitu saja." Rungut si gadis. Ustadz tersenyum "Jika Tuhan tidak adil, bolehkah dianggap baik? Saudariku, saya kasih nasehat karena saya sayang sesama umat Islam. Allah itu maha penyayang tapi Dia juga maha adil karena itu Neraka perlu terwujud untuk menghukum hamba-hambanya yang durhaka, yang menzalimi diri sendiri dan orang lain. Kita sedang diuji didunia ini. Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah. Maka bukan hak kita untuk berbuat sesukanya. Apa yg dipinjamkan olehNya pasti akan diambil kembali olehNya." Semoga kita dapat bersabar dalam mentaati perintahNya untuk kebaikan dunia akherat. Aamiin Ya Robbal Alammiin
Kalau ALLAH Itu Maha Baik, Kenapa Bikin Neraka ? " Semua Harap Baca, Agar Tidak Tersesat " Ini kisah nyata seorang gadis melayu yang dangkal ilmu pengetahuan Islamnya. Didaerah tersebut memberlakukan peraturan bagi pekerja di tempat umum seperti pasar, toko-toko perniagaan dan lain-lain bagi wanitanya diharuskan mengenakan jilbab dan menutup aurat dengan benar. Kerap kali pemerintah mengadakan pemeriksaan secara mendadak ditoko-toko dan pasar, bagi yang melanggar maka dikenakan denda. Selain kena denda mereka yang melanggar aturan diberi nasehat dari sang ustadz yang bekerjasama dengan pemerintahan. Suatu hari, seorang gadis tertangkap yang bekerja disebuah toko karena tidak menutup auratnya. Maka diapun kena denda. Setelah dia membayar denda, ustadz ini pun menasehati, "Setelah ini, saya harap saudari bisa insaf dan mentaati peraturan. Peraturan ini bukan semata dari aturan pemerintah melainkan menutup aurat juga perintah Allah Swt. Ringkasnya kalau kita mentaati perintahNya maka akan selamat dan berbalas surga. Sebaliknya jika durhaka maka akan celaka dan balasan neraka." Gadis tersebut yang awalnya mendiamkan diri, tiba-tiba membentak ustadz "Kalau Tuhan itu betul-betul baik, kenapa bikin neraka? Kenapa tidak sediakan surga saja? Seperti itukah Tuhan penyayang?". Mungkin dari tadi gadis itu sudah panas telinganya dinasehati oleh ustadz terlebih habis terkena denda. Ustadz itu tertunduk dan berfikir, "Bahaya anak ini kalau didiamkan akan rusak akhlaknya." Setelah habis gadis itu mengomeL, ustadz pun menjawab, "Saudariku, kalau Tuhan tidak bikin neraka, saya tidak akan jadi ustadz. Berapa sen saja gaji seorang ustadz? Lebih baik saya jadi bandar judi yang gampang dapat uang, hidup senang, lepas matipun tak risau sebab dijamin masuk surga. Mungkin kau juga bisa saya culik dan dijual jadi pelacur. Kalau mau lari, saya bunuh saja. Tak apa, sebab neraka tak ada. Nanti kita jumpa lagi disurga. Kan Tuhan itu baik." Gadis itu terkejut mendengar jawaban ustadz, bicara macam apa itu ?? "Saudariku, perkara tadi akan terjadi seandainya surga saja yang tersedia. Orang jahat, orang baik semua masuk surga. Maka, apa gunanya berbuat baik? Orang jahat lagi gampang, manusia tak lagi diuji sebab semua orang akan lulus, percuma. pembunuh akan berjumpa lagi dengan yang dibunuh didalam surga, perampok berjumpa Lagi dengan yang dirampok didalam surga. Tak ada yang menerima hukuman. Apakah Tuhan yang seperti ini yang kamu mau? Kamu rasa adilkah?" Tanya ustadz. "Mana adil seperti itu. Orang jahat gak akan lepas begitu saja." Rungut si gadis. Ustadz tersenyum "Jika Tuhan tidak adil, bolehkah dianggap baik? Saudariku, saya kasih nasehat karena saya sayang sesama umat Islam. Allah itu maha penyayang tapi Dia juga maha adil karena itu Neraka perlu terwujud untuk menghukum hamba-hambanya yang durhaka, yang menzalimi diri sendiri dan orang lain. Kita sedang diuji didunia ini. Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah. Maka bukan hak kita untuk berbuat sesukanya. Apa yg dipinjamkan olehNya pasti akan diambil kembali olehNya." Semoga kita dapat bersabar dalam mentaati perintahNya untuk kebaikan dunia akherat. Aamiin Ya Robbal Alammiin

Sabtu, 23 November 2013

Suatu ketika ada seorang penebang pohon melamar pekerjaan ke sebuah pabrik pengolahan kayu. Ia diterima dan sangat suka dengan bayaran yang diterima. Ia pun bekerja dengan tekun. Pimpinannya memberi ia kapak dan menunjukkan pohon-pohon mana saja yang boleh ditebang. Pada hari pertama bekerja ia bisa menebang 18 pohon. "Selamat! Pertahankan itu," kata pimpinannya. Tersemangati oleh kata-kata bosnya tadi, penebang kayu semakin bekerja dengan keras. Namun pada hari berikutnya ia hanya bisa menebang 15 pohon. Hari ketiga, meski ia bekerja bertambah keras, ia hanya bisa merobohkan 13 pohon. Hari demi hari semakin sedikit pohon yang bisa ia tebang. “Saya sepertinya kehilangan kekuatanku,” pikir penebang kayu. Ia pun menemui bosnya dan meminta maaf atas kinerjanya yang buruk. Ia tidak tahu apa yang terjadi. “Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu?” tanya bos. “Mengasah kapak? Saya tak punya waktu untuk mengasah kapak. Saya sibuk menebang pohon ....” Seperti itulah kehidupan kita. Kita terkadang begitu sibuk dan tak punya waktu untuk mengasah "kapak" kita. Dalam masa sekarang, setiap orang lebih sibuk dibandingkan orang sebelumnya, namun sedikit yang merasa bahagia. Tak ada yang salah dengan bekerja keras. Akan tetapi kita tidak boleh mengabaikan hal-hal yang utama dalam kehidupan. Mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, memberi waktu yang cukup untuk keluarga, memiliki cukup waktu untuk istirahat, meluangkan waktu untuk membaca, mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan, dan sebagainya. Kita semua butuh istirahat, untuk berpikir dan berkontemplasi, untuk belajar dan berkembang. Jika kita tidak mengambil waktu untuk mengasah "kapak", kita akan menjadi bodoh dan kehilangan efektivitas kita. Sudahkah Anda mengasah "kapak" hari ini?

Senin, 21 Mei 2012

Sales Skill

Setiap tenaga penjual (marketing) di wajibkan untuk mengetahui dengan pasti urutan-urutan yang harus ia lakukan untuk bisa menjual produk yang ia tawarkan, untuk itu sales skill menjadi suatu panduan agar tercapai keberhasilan dalam penjualan produk tersebut: PROSPECTING : Aktivity awal Marketing, berupa kegiatan bertemu dengan cadeb sebanyak mungkin, bisa canvas (door to door), referensi, komunitas, pusat pengaruh. Mengumpulkan info mengenai cadeb se detail detail nya. Kemudian mengklarifikasi sesuai dengan policy perusahaan. Seperti berapa lama usaha sdh berjalan. Next step APPROACHING : Marketing melakukan pembukaan dan perkenalan. Melihat waktu luang terbaik utk bisa touch cadeb. Menyampaikan tujuan. Melakukan pencarian fakta ; berapa kebutuhan cadeb, analisa keuangan cadeb, taksasi jaminan cadeb, track checking. Fase approach adalah fase sangat penting bagi Marketing utk mengetahui secara detail cadeb. Agar dapat di pertimbangan utk move ke next step. Next step PRESENTING : Lebih kepada penyajian produk Keunggulan produk (UNIQUE) Proses cepat, Mudah, Nyaman Misalnya :Tersedia layanan Pick Up (Plus service) Fitur Produk : Bunga, jangka waktu Fase presenting juga fase yg sangat penting. Pada fase ini sebenarnya sdh dapat disimpulkan. Apakah cadeb dapat diajukan atau reject. Fase presenting mrpakan fase awal TRIAL CLOSING. Close for TUJUAN, MINAT cadeb, KELAYAKAN cadeb. Next Step HANDLING OBJECTION : Biasanya akan ada keberatan2x dari cadeb. Fase ini adalah fase skill Marketing dalam melakukan solving n Drive. Jangan bantah keberatan cadeb. Tapi juga jangan di respon mentah2x semua keinginan cadeb. Lanjutan Handling Objection : LISTEN : dengarkan dengan baik keberatan yg diutarakan cadeb. REPEAT : ulangi keberatan cadeb dengan bahasa kita sbgi bankers. ISOLATE : isolasi keberatan yg di utarakan cadeb. Bahwa keberatan cadeb memang di sebabkan oleh satu hal. Dan pastikan mana keberatan yg msh bisa di fight or mana keberatan yg tidak ada solusi nya. Ingat fase ini... RAWAN utk gagal nya sebuah HOT PROSPEK. ANSWER : jika ada faktor utama yg mempengaruhi keputusan cadeb utk gabung untuk ambil produk kita, fast respon utk memberikan solusi. Hal2x yang WAJIB di HINDARI dalam menjawab keberatan cadeb. 1. Menjelaskan /mendiskreditkan Competitor. 2. Mengarang cerita dgn adanya perubahan2x pricing/policy. 3. Terlihat tidak berminat utk meneruskan pembicaraan. Next Step CLOSING DEAL : Pastikan antara Marketing dan Cadeb sdh di POSISI SIAP & SEPAKAT. Check Kesiapan cadeb (Completed Document) FUP (Speed Up) Say Thank kepada cadeb sdh gabung untuk ambil produk kita. Mintakan Referensi : ini yg di sebut langkah awal membuat komunitas bisnis. Oke Guys HAPPY SELLING

Rabu, 08 Februari 2012

Hangatnya Nasi Goreng

Bisa di bayangkan kalau pagi yang mendung ini bisa di sajika nasi goreng yang hangat menggugah selera di depan kita, wah pastilah sungguh nikmat pagi ini.

Ternyata untuk menghasilkan sepiring nasi goreng yang menggugah selera itu, setidak tidaknya di butuhkan:
~Alat
~Bahan-bahan yang di perlukan
~Koki / tukang masak yang handal.

Seandainya ketiga faktor tersebut bisa di sediakan dalam saat dan ruangan yang tepat...pastilah kelezatan makanan yang akan kita

******
Seandainya ketersediaan ini juga kita siapkan pada pekerjaan kita, pastilah kesuksesan yang akan kita dapatkan...