Rabu, 08 Februari 2012

Gunanya Mendengar

Waktu engkau datang padaku dan mengatakan banyak permasalahan yang ada saat ini

Segera aku ambil bolpoin dan dengan sabar aku tulis satu persatu keluhan itu...
"Bla bla bla....." Itu katamu
Aku dengarkan dengan seksama sambil sesekali aku pandangi wajahmu dengan serius.

"Trus gimana cara menyelesaikannya kawan" kataku ketika engkau selesai memaparkan masalah yang ada

" Menurutku seperti ini....bla bla bla...." Kamu pun memberi solusi gamblang dengan langkah-langkah yang ideal.

Sekali lagi aku dongak kan kepala, kupandang wajahmu dengan lekat, "lha itu kau sudah tahu jawabnya, mengapa tidak segera kau jalankan aja kawan.

*****

Rabu, 18 Januari 2012

Apa Sulitnya Meminta Maaf?

Dalam hal berlembut hati dan memaafkan manusia dibagi menjadi tiga tingkatan:

Pertama, yang mampu menahan amarahnya, yakni seseorang berusaha menahan dirinya untuk tidak membalas dengang perbuatan negatif.
...
Kedua, adalah tingkatan yang lebih tinggi yakni yang memaafkan. Kata maaf di sini juga bisa diartikan menghapus.
Seseorang yang telah memaafkan orang lain berarti ia menghapus bekas luka hatinya akibat kesalahan yang dilakukan orang lain.

Ketiga, adalah berbuat baik kepada orang yang telah pernah melakukan kesalahan sebab Allah sangat menyukai sikap tersebut.

DENGAN MEMINTA MAAF TIDAK MEMBUAT KITA MENJADI RENDAH
DENGAN MEMAAFKAN BUKAN BERARTI KITA LEBIH TINGGI

Senin, 02 Januari 2012

Ada pada kelompok manakah kita?

Dalam perkembangan jaman saat ini, kita selalu di hadapkan pada perubahan.
akan tetapi tidak semudah membalikkan telapak tangan ternyata untuk mengikuti perubahan itu.

Setidak-tidaknya ada 4 kelompok seseorang dalam menyingkapi perubahan itu, yang terdiri dari:

1. Pembuat Perubahan (agent perunbahan)
Kelompok ini selalu berusaha membuat perubahan, ia selalu berusaha mencari pembaruan-pembaruan dalam kehidupannya.
Orang yang ada pada kelompok ini sangatlah wajar bila ia di hargai sangat tinggi, dan berhak mendapatkan kesejahteraan yang sangat baik.

2. Pengikut Perubahan
Kelompok ini sangat "welcome" dengan perubahan, ia selalu mengikuti perubahan dengan segala resikonya.
Orang yang ada pada kelompok ini, selalu berusaha meng "up tude" perkembangan-perkembangan yang ada di sekelilingnya, dan ia merasa ada yang kurang bila tidak mengikuti perubahan.

3. Terpaksa Berubah
Kelompok ini biasanya akan ikut berubah walaupun terpaksa, pada awalnya orang-orang ia akan merasa asing dengan perubahan, tetapi pada akhirnya walaupun berat ia akan menerima perubahan.
Pada kelompok ini walaupun sedikit terlambat, akan tetapi masih memungkinkan untuk berubah, sehingga perlu ada perhatian lebih untuk mengarahkan mereka untuk mau berubah.

4. Tidak Mau Berubah
Kelompok ini biasanya ada pada zona "comfort". Ia merasa nyaman dan merasa takut akan perubahan yang ada.
Orang pada kelompok ini, terlalu membanggakan masa lalunya, maka sering kali dalam pembicaraannya akan membanding bandingkan pada keadaan yang dulu pernah ia lakukan.
Maka wajar pemikiran mereka sangat takut pada perubahan, karena dengan perubahan hanya akan mengancam ke"aku"annya.

Melihat kelompok-kelompok di atas, untuk kelompok 1 dan 2 menurut saya ia termasuk orang-orang istimewa dan tidak terlalu banyak yang hadir di sekeliling kita, sedangkan kelompok 3 masih "mending" karena masih bisa di arahkan untuk berubah. Dan untuk menyingkapi kelompok ke 4 maka, akan "percuma" dan sangat sulit dalam mengarahkan mereka untuk berubah.

***
Marilah kita mulai membuka cakrawala pandang dan mau menerima setiap perubahan...walau "terkadang" perubahan itu "menyakitkan"

Rabu, 02 November 2011

Sepuluh tahun yang lalu

oleh Muhammad Turmudi pada 31 Oktober 2011 jam 21:35

.

Masih terang dalam ingatanku, waktu itu dikala harus memakai jas hitam dengan lengkap dengan dasinya.

Pakaian yang sampai saat ini tergantung di lemari pakaianku. Jadi itu seumur hidup aku memakainya, sekali dan sampai saat ini sudah tak sempat lagi.

Mungkin badanku yang mulai "tambun", atau mungkin aku yang tak sedia lagi mencari orang lain penggantimu.

Terima kasih sayang, sampai saat ini kau terima aku apa adanya.

Semoga, tetap kita bina "lukisan" terindah selamanya.

"Mimpikan aku malam ini"

~teriring salam sukurku untuk bidadari-bidadari cantikku~

Selasa, 18 Oktober 2011

Ini hanya sebuah cerita anak desa yang menerima sebuah panggilan kerja di kota, panggilan ini sungguh berarti baginya.

Jarak antara rumahnya di desa kekota sungguh jauh, paling tidak sehari perjalanan, padahal ia diminta datang pagi-pagi untuk menemui sang manajer.

Untung dirumah ada sebuah mobil, yang umurnya sudah tua untuk ukuran orang kota, tapi karena ini merupakan harta yang ada di keluarganya maka mau tak mau harus ia pergunakan.

Sore itu ia persiapkan perjalanan ke kota demi cita-citanya. Sayang keadaan sore itu sangat kurang bersahabat, langit gelap dan mulai terdengar suara halilintar menggelegar.

"Ah...akan hujan". Batinnya agak was-was.

Dan benar saja, sebentar kemudian turunlah hujan. Hal ini yang membuatnya takut, karena kondisi mobil yang ia tumpangi memang agak mengkwatirkan.

Sebentar kemudian, mobil itu mulai tampak tersendal sendal. Dan kemudian berhenti tak bergerak, padahal ia berada di tempat sepi, sehingga kekwatirannya semakin menjadi jadi.

Ketika ada yang lewat dan ia melambai lambaikan tanggannya, ternyata tidak ada yang berhenti.
Akhirnya ia kembali ke mobil dan terpekur oleh keadaan ini, rasa takut mulai menyelinap di hatinya.

Tiba-tiba dari arah belakang ada sebuah mobil yang mulai berhenti perlahan, ia lihat dari spion mobilnya, pengendara mobil di belakang turun dengan payung dan mulai mendekatinya.
"Mobil saya mati" kata pemuda kepada pria yang mendekatinya.

Wajah pria itu tidak begitu jelas terlihat karena guyuran hujan. Sebentar kemudian pria itu memberi isyarat untuk dibukanya kap mobil. Setelah di buka dan orang itu sibuk membuka buka kabel dan mesin di mobil pemuda,
Kemudianb ia memberi isyarat agar si pemuda mulai menstater mobilnya.

Terdengar suara mobil menyala, rasa gembira membuat pemuda itu segera mendatangi si pria tersebut untuk mengucapkan rasa terima kasihnya.

"Selama masih ada percikan api, setua apapun mobil, masih mempunyai peluang untuk hidup". Kata si pria sambil menatap pemuda itu.
"Seberapapun tuanya mobil, ia masih bisa di jalnkan asal di rawat, nak" katanya lagi menyambung.

Si pemuda hanya diam dan masih tak percaya kalau mobilnya sudah bisa digunakan lagi.

*****
Percikan api sangat di butuhkan bagi mobil, bagi kita yang di butuhkan adalah percikan semangat, hasrat dan tekat.

Perlu semangat, hasrat, dan tekat yang tinggi untuk merubah sebuah nasib kita, keluarga kita.
Dan semua itu sudah ada di dalam diri kita, tergantung bagaimana kita mengatur dan merawatnya.

Dengan semangat, hasrat dan tekat kita akan menjadi pribadi-pribadi yang berhasil...salam sukses selalu.

Kamis, 13 Oktober 2011

Kerja keras vs kerja cerdas

Hanya cerita tentang dua ekor tikus yang hidup di dalam got, dengan tubuh dekil dan kotor mereka mencari makan dari sisa-sisa makanan yang terbuang.

Suatu saat di depan mereka tersedia sepotong roti keju yang terapung-apung. Kedua tikus begitu berhasrat untuk memakan roti tersebut.

Namun sayang di depan mereka ada jeruji besi yang di tanam orang-orang untuk mengatur dan menyaring agar tidak semua kotoran mengalir malah menyumbat got tersebut.
Mulailah mereka berdua menggerogoti jeruji besi itu, dengan harapan bisa mengambil roti tersebut, tapi sayang jeruji besi itu terlalu keras di banding gigi runcing mereka.

Tikus pertama tidak memperdulikan keadaan ini, ia tetap bersikeras menggerogoti jeruji besi itu, karena ia mempunyai pandangan bahwa dengan bekerja keras sekuat mungkin, pasti semuanya akan berhasil.

Berbeda dengan tikus pertama yang terus menggerogoti jeruji besi itu, tikus kedua yang tadinya ikut menggerogoti jeruji besi, ketika ia mengetahui bahwa besi itu begitu keras, maka ia mulai mundur sejenak, kemudian ia mulan balik kanan dan mencari saluran-saluran ini yang juga bisa menuju tempat sisa roti itu berada. Dengan semangat yang ada ia berjalan dan menelusuri jalan-jalan got itu menuju tempat roti berada.

Kurang lebih satu jam kemudian tikus ke dua benar-benar bisa menemukan jalan menuju tempat roti berada, hingga akrirnya ia mendapatkan roti yang ia idam idamkan sebagai makanan istimewa di hari ini.

Hal ini berbanding terbalik dengan tikus pertama, ia malah mendapati giginya patah, dan gusinya terasa ngilu karena begitu ia paksakan untuk memutyus besi yang menghalanginya.

*****
Kerja keras sudah pasti yang harus kita jalankan, karena tanpa kerja keras kita kehilangan spirit untuk melakukan sesuatu

Tapi di lain itu kita di tuntut untuk kerja cerdas agar apa yang ingin kita capai bisa berhasil dan kita mendapatkan apa yang seharusnya bisa kita dapatkan.

Dengan kerja cerdas dan memberdayakan segala potensi kita dan potensi sekitar kita, maka untuk mencapai tujuan yang kita inginkan semakin terasa mudah untuk kita capai.

Senin, 26 September 2011

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI KOPERASI CERIA WELERI KAB KENDAL

Setiap orang pasti menginginkan peningkatan perekonomiannya, agar tercapai kemakmuran dalam diri dan keluarganya bahkan dalam lingkungannya. Sampai saat ini ada 3 (tiga) badan usaha yang kita kenal: dari Badan Usaha Pemerintah, Badan Usaha Swasta dan Koperasi. Seperti badan usaha lain, maka koperasi  harus mempunyai manajemen yang baik agar mampu menyerap aspirasi dari anggota dan mampu bersaing dalam berdaya guna dan berhasil guna dalam memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat seperti saat ini. Oleh karena itu, koperasi harus memiliki Sistem Informasi Manajemen yang baik.  

Koperasi berasal dari bahasa latin cooperation yang artinya kerjasama atau bekerja sama. Di tanah air, kata koperasi dalam kehidupan dan dalam bahasa kita sehari-hari dikenal sebagai sebuah badan usaha kerjasama di lapangan ekonomi yang bertujuan meningkatkan taraf hidup dan memperbaiki kedudukan ekonomi anggota-anggotanya. Di dalam ekonomi, arti dan batasan koperasi adalah suatu perkumpulan yang memungkinkan beberapa orang atau badan hukum dengan jalan kerjasama atas dasar sukarela menyelenggarakan suatu pekerjaan untuk memperbaiki kehidupan anggotanya berasaskan Pancasila dan UUD 1945

Koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional. Seperti tercakup dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai bagian dari perekonomian nasional. Sehingga dapat dikatakan koperasi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari peningkatan ekonomi Indonesia terutama masyarakat ekonomi kelas menengah kebawah.

Dasar koperasi adalah kerjasama agar dengan bersatu dapat mencapai perbaikan hidup. Oleh karena itu segala persaingan juga antara koperasi dan koperasi, lebih-lebih dalam satu desa harus dihindarkan agar rakyat yang telah bersatu tidak dipisah-pisah lagi dengan akibat menjadi lemahnya gerakan koperasi.

Koperasi memiliki watak sosial. Hal ini berarti bahwa dasar koperasi adalah kerjasama. Didalam koperasi, anggota perkumpulan bekerja sama berdasarkan kesukarelaan, persamaan derajat (demokrasi, ekonomi sosial) persamaan hak dan kewajiban. Sesuai dengan asas demokrasi, berarti koperasi adalah milik para anggota sendiri dan dengan demikian pada dasarnya koperasi diatur, diurus dan diselenggarakan sesuai dengan keinginan para anggota perkumpulan itu sendiri. Atau dengan kata lain bahwa dalam koperasi kekuasaan tertinggi dipegang oleh semua anggota yaitu melalui Rapat Anggota (Anoraga, 1995).

Informasi manajemen suatu koperasi diperoleh dari pihak-pihak luar koperasi maupun dari dalam koperasi seperti anggota dan pengurus koperasi. Sarana informasi yang digunakan dapat secara manual maupun elektronik seperti telepon, komputer ataupun internet.

Laporan merupakan sarana interaksi yang penting antara suatu sistem informasi dengan pemakai informasi dari sistem. Sistem informasi mengubah data menjadi informasi. Pelaporan merupakan distribusi dari informasi ke berbagai pemakai dalam suatu organisasi. Laporan perencanaan pada umumnya berbentuk data dan bermanfaat untuk membantu manajemen dalam mengalokasikan dan memperoleh sumber daya untuk operasi perusahaan di masa mendatang (Yusuf, 1995).

Untuk mengetahui seberapa jauh peranan Koperasi dalam pelayanan terhadap masyarakat dan bagaimana perkembangannya sampai saat ini diperlukan suatu observasi langsung. Oleh karena itu diperlukan adanya kajian yang lebih mendalam mengenai koperasi melalui praktikum Koperasi Simpan Pinjam dan melihat langsung kondisi koperasi yang bertempat di koperasi Ceria.

Koperasi Ceria merupakan Koperasi Simpan Pinjam yang terletak di Komplek Terminal Colt No. 23 Weleri. Koperasi Simpan Pinjam Ceria  ini berdiri pada tanggal 1 Juli 2006 dengan nama Koperasi Syariah Ceria yang beranggotakan sebagian besar warga “nahdliyin” yang masuk Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Weleri. Namun dalam perkembangannya menjadi “Koperasi Simpan Pinjam Ceria”, dengan mendapatkan badan hukum  no. 518.BH/XIV.13/06/2008/DKUMKM.

Walaupun pendirian Koperasi Simpan Pinjam Ceria ini dari orang-orang yang berkecimpung di organisasi Gerakan Pemuda Ansor, akan tetapi manajemen Koperasi Simpan Pinjam Ceria berdiri sendiri, dan tidak berhubungan secara langsung secara organisatoris. Keadaan ini agar membedakan didirikannya Koperasi yang bertujuan “profit Oriented” apabila di jalankan dengan manajemen yang baik dan sangat berbeda dengan Organisasi massa yang berorientasi social kemasyarakatan dan keagamaan. 

Daerah kerja Koperasi Simpan Pinjam Ceria meliputi Pasar Weleri, Lingkungan Kecamatan Weleri, Kecamatan Rowosari dan sebagian Kecamatan Gemuh, dalam menawarkan produknya dan juga dalam perekrutan calon anggota dan anggotanya.
 Susunan Pengurus :
    1. Ketua                 : Much. Turmudi, SE
    2. Wk Ketua          : H. Abdul Basith
    3. Sekretaris          : Dasikin S.Pd
    4. Wk Sekretaris   : Windadi S.Pd
    5. Bendahara         : Warno S.Pd
  
Badan Pengawas     :
  1. Ketua                          : Acmad Fauzi S.Pd
  2. Anggota                      : Sunendi HW.
Dalam melaksanakan tugasnya pengurus dibantu oleh:
  1. Manajer (satu orang)
  2. Akunting (satu orang)
  3.  Teller (satu orang)
  4. Marketing (lima orang)

Bidang usaha Koperasi Simpan Pinjam Ceria adalah melayani simpanan calon anggota dan anggota dengan produk : Simpanan Ceria, Simpanan Qurban dan Simpanan Hari Raya dengan fasilitas mobile (penarikan di tempat calon anggota dan anggota), di samping itu juga ada Produk Deposito berjangka Ceria. Untuk  kebutuhan calon anggota dan anggota Koperasi Simpan Pinjam Ceria juga menyediakan pembiayaan  berupa : Modal Usaha,  Konsumtif dan Investasi.

Sistem informasi manajemen merupakan system pengolahan data informasi dari Koperasi Simpan Pinjam Ceria mulai dari pengumpulan data sampai dengan pengambilan keputusan yang selanjutnya dilaksanakan oleh seluruh pengurus dan anggota Koperasi.

Koperasi Simpan Pinjam Ceria telah menggunakan komputer dalam penyelenggaraan administrasi organisasi, yang meliputi akuntansi keuangan Koperasi. Dengan sistem komputer akan lebih memudahkan pengurus dalam memperoleh data. Dalam mengevaluasi kegiatan usaha dan keuangan Koperasi Simpan Pinjam Ceria, setiap bulan diadakan rapat koordinasi Pengurus dan Pengawas. Administrasi organisasi keuangan dan usaha akan diperiksa oleh Badan Pengawas Koperasi Ceria. Kemudian dilaporkan kepada anggota dalam Rapat Anggota.

Untuk informasi yang berasal dari luar, biasanya Koperasi Simpan Pinjam Ceria mendapatkan informasi melalui telepon dan tradisional yaitu tatap muka. Informasi ini bisa berupa perubahan perilaku masyarakat sekitar koperasi dalam menjalankan usahanya yang berhubungan dengan pembiayaan Koperasi Ceria. Informasi dari dalam biasanya berasal dari anggota atau pengurus. Informasi dari anggota sangat diperlukan karena merupakan bentuk kepedulian anggota terhadap kehidupan koperasi. Informasi manajemen diperoleh dari komunikasi antara anggota atau pengurus dengan pihak-pihak yang terkait baik dari dalam maupun luar koperasi seperti pemerintah, lembaga keuangan dan lain-lain.
Informasi-informasi yang diperoleh Koperasi Ceria kemudian disampaikan kepada anggota secara tradisional atau manual. Informasi yang ada disampaikan lewat tertulis ataupun bertatap muka langsung yang biasanya di sampaikan oleh marketing, manajer ataupun  pengurus kepada anggota. Begitupun juga bila ada saran-saran atau kritik dari anggota bisa disampaikan secara langsung ataupun juga akan disampaikan dalam rapat anggota.

Sistem Informasi Manajemen di Koperasi Ceria telah menggunakan peralatan  seperti komputer untuk mengelola administrasi keuangan dan pembukuan dan telepon,  selain juga masih menggunakan cara tradisional yaitu penulisan manual dalam buku dan juga tatap muka secara langsung. Informasi tersebut akan sangat mempengaruhi kegiatan usaha yang dilakukan koperasi dalam rangka mengembangkan usahanya. Selain itu juga dapat digunakan untuk menentukan langkah kebijakan dalam perencanaan dan pengembangan usaha koperasi agar lebih optimal meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Pada umumnya Sistem Informasi Manajemen Koperasi Ceria telah menjalankan fungsi Sistem Informasi Manajemen dengan baik sebagaimana mestinya, meskipun bisa dibilang masih sederhana. Kriteria bagi suatu Sistem Informasi Manajemen yang efektif adalah bahwa sistem tersebut dapat memberikan data yang cermat, tepat waktu dan yang penting artinya bagi perencanaan, analisis dan pengendalian manajemen untuk mengoptimalkan pertumbuhan organisasi  (Coleman and Riley, 1973). 

Berdasarkan teori tersebut Sistem Informasi Manajemen tersebut maka Koperasi Ceria sudah dapat dikatakan efektif. Hal ini dapat ditunjukkan dengan tersampaikannya informasi yang ada kepada para anggota. Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen di Koperasi Ceria diharapkan akan lebih mengembangkan usaha koperasi. Semua informasi yang diperoleh sebisa mungkin dapat disampaikan kepada anggotanya sehingga anggota lebih mengetahui keadaan baik yang terjadi di dalam ataupun di luar koperasi, sekaligus melibatkan anggota dalam menentukan kebijakan-kebijakan ataupun memecahkan suatu masalah yang ada pada koperasi.

Setiap badan usaha pasti memiliki kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Demikian juga Koperasi Ceria. Sebesar apapun usaha yang dijalankannya pasti memiliki sisi positif dan negatif. Dengan kelebihan yang dimiliki merupakan kebanggaan bagi Koperasi Ceria sekaligus motivasi untuk lebih baik lagi, sedangkan kekurangan bukan merupakan suatu yang harus ditutup-tutupi melainkan untuk lebih diperbaiki agar koperasi dapat berjalan dengan baik.

Koperasi Ceria merupakan Koperasi yang bergerak di bidang Simpan Pinjam. Meskipun Sistem Informasi Manajemen Koperasi Ceria telah berjalan dengan baik tetapi masih ada kekurangannya, yaitu informasi hanya diperoleh melalui telepon dan manual antar anggota sehingga informasi yang diperoleh masih terbatas. Padahal teknologi sekarang sudah semakin canggih, misalnya adanya internet yang dapat mengakses informasi dari seluruh dunia. Meskipun begitu, Koperasi Ceria juga memilliki kelebihan antara lain telah menggunakan komputer dalam mengelola keuangan dan pembukuan. Hal itu akan memperkecil adanya kesalahan dalam perhitungan dan mempermudah anggota memperoleh data yang diperlukan. Informasi yang disampaikan kepada anggota lebih mengena karena disampaikan secara tertulis ataupun langsung, apalagi kegiatan yang ada juga berhubungan kesamaan ideologis sesama anggota, dengan begitu pesan akan lebih tersampaikan. Demikian juga bila ada saran dan kritik dari anggota bisa  disampaikan secara tertulis ataupun langsung yang selanjutnya akan disampaikan dalam rapat anggota.

Demikian tulisan ini saya buat, sebagai seorang pelaku dan juga ketua penggurus Koperasi simpan pinjam Ceria. Dengan harapan bisa meningkatkan Sistem Informasi Manajemen yang ada guna menunjang terjalinnya komunikasi yang efektif  kepada semua anggota, dengan terjalinnya informasi yang baik maka besar harapan saya untuk mendapatkan dukungan dalam meningkatkan keuntungan koperasi seperti yang di amanatkan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT)